jackalride

ride through the night

4 Perbedaan Mesin K84A milik CRF, dengan mesin Verza dan Megapro.. Disimak folks!

Leave a comment

Honda CRF150L baru saja rilis di bulan Desember ini folks. Bagi para pecinta Honda CRF150L, pastinya ada satu pertanyaan yang menyisakan penasaran di benak masing-masing… Yakni mengenai mesin yang “katanya” sama dengan Verza dan Megapro.

bgFitur-550x489.png

Nah, dari wawancara langsung jackalride dengan salah satu head technical dari AHASS.. Jackalride bisa pastikan bahwa mesin K84A ini nggak sepenuhnya sama lho dengan Verza ataupun Megapro lho folks!

1. Per Klep
Untuk mesin Verza dan Megapro, satu klep mesin ditopang oleh dua buah per klep, sedangkan pada CRF150L, satu klep ditopang hanya oleh satu per klep… Hanya saja ukurannya lebih panjang! Sehingga durasi buka-tutup menjadi singkat, dan powernya lebih nabok di bawah!

2. Piston mesin
Piston mesin yang digunakan di CRF 150L ini, berbentuk sharp (tajam), dibandingkan bentuk konvensional yang masih Oval, dengan cekungan di ujungnya. Bentuknya seperti apa, jackalride masih belum melihat secara langsung, monggo di kroscek ke mekanik AHASS masing2.
Nah, efeknya apa? Perubahan bentuk tersebut mengakibatkan mesin lebih minim getaran, dan juga meminimalisir panas.
Perubahan piston lainnya, adalah dengan menggunakan coating kimiawi khusus, yakni dengan teknologi Hard Anodic Oxide Coating. Coating ini akan membantu piston dalam meningkatkan resistensi terhadap panas, sehingga performa jangka panjangnya akan lebih baik.. (berhubung basic mesin Verza agak rawan overheat, jadi saya harap teknologi ini membantu).

3. ECU / ECM
Perbedaan ECU / ECM yang diaplikasikan di Honda CRF150L ini, membuat pergeseran power dan torsi, dibandingkan kakaknya si Verza. Power bisa dicapai dengan rpm yang lebih rendah (@8000 rpm), turun dari Verza yang berada di @8500 rpm. Sebaliknya, torsi dicapai dengan RPM yang lebih tinggi @6500 (vs Verza @6000), mungkin supaya mesin motor ini cukup akrab dengan pemula. Limiter mesin K84A berada di 9000 rpm, mirip dengan Verza.

4. Mounting dan Frame
Mounting pada mesin K84A ini berada di 5 titik, berbeda dengan motor-motor sport AHM lainnya yang cuma 3 titik. Karena pengaplikasian mounting yang berbeda, otomatis frame pun kudu ikut diubah. Frame CRF pun dibuat secara unik, dengan desain Semi Double-Craddle, yang tidak menggunakan sambungan.

Efeknya apa? Keseimbangan mesin akan lebih mumpuni, dan asyik digunakan manuver karena distribusi bobotnya membaik.

Sekian folks, semoga bermanfaat nih buat yang punya rencana memboyong CRF.. Semoga lancar ya, hehe.
Keep riderhood!

Advertisements

Author: jackalride

Jackalride, your source for automotive and tech informations. Seorang mahasiswa merangkap desainer lepas, yang lama lulusnya ini, mencoba untuk menuangkan isi pikirannya dan keterbatasan intelektualnya untuk di share bersama, dibahas, dan bahkan untuk dikritik semata supaya kita bisa menambah wawasan dan saling memperkaya pengetahuan. Jangan ragu untuk berbagi, brosis! Semua rider itu satu aspal. Salah atau benar itu selalu ada dalam hidup, nggak tertutup buat Jackalride sendiri! Keep riderhood!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s