jackalride

ride through the night

Honda Supra GTR 150 Complete Review: Motor Nanggung yang Banyak Potensi

Leave a comment

Honda Supra GTR, adalah motor yang keluarnya udah lama banget. Saya sempet bikin review motor ini, trus males saya lanjutin. And then, saya dikasih kesempatan kedua untuk nyoba motor ini lagi.. This time, saya udah yakin banget mau nulis review motor ini kayak gimana.

img_20160611_110639.jpg

Kesimpulan saya sih satu: Ini motor nanggung amat dah.

Nanggung itu adalah penilaian yang saya kasih, kalau suatu hal itu orientasinya udah jelas apa, tapi bikinnya kek gak niat. Contohnya, Supra GTR ini, dari awal positioningnya mau dibikin motor touring atau adventure walau ga sepenuhnya, tapi ya potensi tersebut kebuang dari hal-hal yang saya tangkep ketika riding.

Supaya saya bisa negakin diagnosa kalau ini motor yang potensinya ke arah touring/adventure, saya kudu jelasin bagusnya apa dulu kan? Oke, nih saya jelasin potensi dan positifnya.

1. Karakter Mesin
Kalo jackalride boleh bilang, karakter si GTR ini cukup ajaib. Mesin CBR, karakter kek gitu. Beda sama Honda Sonic yang karakter mesinnya begajulan dan main akselerasi, GTR ini sangat main di Torsi. Pemanfaatan gear belakang ukuran 45 benar-benar serasi sama DOHC Square dari mesin gen CBR di motor ini.

Seolah-olah, lagi naik motor yang berbeda. Torsinya pun, jadi amat begajulan. Saya aja merasa bahwa motor ini ga nyaman dipake macet-macetan dengan posisi gear 1. Bawaannya mau wheelie aja.

2. Desain
Desainnya cakep, saya sih puas. Udah, itu aja. Kalau rekan-rekan ingin berpendapat lain, ya silahkan.

3. Ergonomi & Handling
Ergonomi, sangat nyaman. Posisi tangan dan kaki berada di tempat yang seharusnya, enggak nekuk banyak, dan cenderung tegap. Sebetulnya postur begini membantu banget kalau jalan jauh.

4. Mounting Extra Parts
Potensi mounting parts di GTR ini menurut saya banyak, coba liat versi garapan honda yang disumpelin banyak parts mulai dari windshield sampai pannier. Buat yang jiwanya modif kayaknya bisa tersampaikan dengan baik.

5. Branding
Nama Honda? Ya.
Service Terjangkau? Ya.
Supra? Ya.

Selanjutnya, biar review ini kerasa sakit, saya paparkan dimana potensi-potensi tersebut menjadi wasted atau tersiakan.

1. Kenyamanan
Menurut jackalride secara personal, masalah kenyamanan ini adalah minus yang bener-bener gede.. dan cuman bisa saya tuangkan dalam satu kata: parah. Jok yang amat flat dan tipis, membuat pengendara nggak betah menumpu pantat. Belum lagi rasa panas eksesif yang akan muncul setelah beberapa lama riding. Membuat jok tebel dan nyaman itu gak mahal, dan sayangnya produsennya tidak melakukannya.

Masalah getar juga kembali muncul di motor ini.. Walaupun supra itu selalu identik dengan getar.. Ayolah Honda, berbenahlah sedikit. Shockbreaker yang membuat motor ini jumpalitan ketika menghajar lubang juga membuat saya mengurungkan diri untuk menobatkan motor ini menjadi motor adventure dan touring.

2. Suhu Mesin
Bukan rahasia bila gen engine CBR memang jos ketika sudah memanas, dan ketika sudah panas, well, terasa sampai ke kaki. Panas ini sendiri membuat kipas berputar kencang dan bunyinya pun bising.

3. Braking
Rem yang dibekalkan ke GTR ini kurang pakem. Kalau ada yang membaca review yg gak saya selesaikan sebelumnya, bisa diketahui kalau saya nabrak satu unit honda beat punya orang waktu itu. Cukup saya sesali, dan cukup bisa disesali juga dari GTR yang karakter mesinnya nakal. Masih bisa diperbaiki kok, dan tidak memakan biaya banyak karena memang bawaan sparepart aslinya agak kurang pakem buat selera saya.

4. Finishing
Finishing ini juga cukup mengganggu. Bayangkan aja, rekan sekalian touring pake motor yang bunyinya berderit kayak plastik gak rapet. Nah itu dia pengalaman yang saya dapet di Supra GTR. Apalagi, pernah toolkit di bawah jok sampe lompat menghantam jok, ketika saya mencoba menghajar lubang. Rasanya sakit juga.

Kesimpulan?

img_20160723_142826.jpg
Supra GTR ini, menurut saya, adalah motor yang amat ideal bagi yang memerlukan torsi tinggi dan ergonomi ala supra, untuk kebutuhan harian atau komuter, tidak sampai ke taraf touring atau melaju. Motor ini keren, anak muda banget lah pokoknya, dan gak bikin mati gaya sekalipun disandingkan dengan rivalnya, MX King. Nah, buat kalian yang masih berminat menjadikan motor ini sebagai motor touring atau adventure…

Kekurangan diatas yang sudah jackalride utarakan bisa masuk ke pertimbangan budget tambahan untuk menambah kualitas riding yang rekan butuhkan.

Akhir kata, thank you, dan semoga bermanfaat.
Keep riderhood!

Advertisements

Author: jackalride

Jackalride, your source for automotive and tech informations. Seorang mahasiswa merangkap desainer lepas, yang lama lulusnya ini, mencoba untuk menuangkan isi pikirannya dan keterbatasan intelektualnya untuk di share bersama, dibahas, dan bahkan untuk dikritik semata supaya kita bisa menambah wawasan dan saling memperkaya pengetahuan. Jangan ragu untuk berbagi, brosis! Semua rider itu satu aspal. Salah atau benar itu selalu ada dalam hidup, nggak tertutup buat Jackalride sendiri! Keep riderhood!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s