jackalride

ride through the night

Menjajal SupraX 125 Karbu lawas: Sang Leluhur yang berumur namun tetap dicinta

Leave a comment

SupraX 125 karbu generasi 2008-2009 adalah bebek petarung awet muda yang mungkin tidak akan tergerus jaman. Pribadinya yang bisa diterima semua kalangan, membuat kita sejenak ingin melupakan semua hype dan trend mengenai komparasi motor terbaru, dan mengajak kita sejenak untuk duduk di pangkuan sang leluhur ini.

1427408_20140422051859.jpg

Ceritanya, si supra karbu ini tertongkrong manis di parkiran saat masjack sudah meminjam kuncinya dari sang juragan. Saya berencana berkeliling beberapa tempat bareng si bebek, untuk mencari lemari plastik guna keperluan anak kos.. Biasa lah.

Kebetulan, masjack tidak sendiri. Bersama teman sebaya, yang tentunya lebih ringan dari saya (87 kg vs 60 kg, fuck with this), namun tinggi masih golongan pendekar (pendek tapi kekar). Jadilah saya berboncengan dengan teman saya itu berkeliling Jogja.

Namanya juga saya, kesempatan itu tak lupa saya manfaatkan sebagai sesi testride. Sedikit mengenang sang supra lawas yang dulu sering jadi primadona, membuat saya kangen. Apa daya, motor ini memang motor lawas, namanya saja batch 2009, ya kondisinya sudah tidak seratus persen.

Ada sedikit kesulitan untuk menyalakan si bebek dengan menggunakan tuas elektrik. Walhasil, kaki saya pun yang bekerja untuk menyelah hingga menyala dan mesinnya panas. Itupun harus ditunggu sebentar agar mesin tidak segera mati ketika di gas.
Saya pun melaju bersama teman saya. Ah well, keliling jogja.

As expected, gigi 1 sangatlah mengisi. Bobot kombinasi kami yang melebihi 140 kilo pun serasa tak mengapa. Limiter pun baru bekerja seusai mengetuk 30 kpj.

Getaran mesin yang ada seolah mengajak bermain, oleh karena itu saya segera panteng ke gigi 2. Cukup nyaman dan masih tergolong tinggi akselerasinya. 60-70 kpj masih melaju cantik.

Gear 3 pun tak kalah menarik. Si bebek berumur ini mampu menorehkan 80-an kpj di rpm rendah. Sayangnya teman sayalah yang mulai gak tahan, entah karena gak tahan kencang atau gak tahan getar. Akhirnya: kembali ke riding anteng saja.

Riding position? Jelas nyaman.

Braking? Masih mantap dan engine braking pun bekerja normal.

Kekurangan? Material body, dan beberapa getaran. That’s it, just THAT. Hanya itu tok.
Nostalgia tersebut bertambah ketika kami dua kali harus mengangkut dua lemari yang berbeda: lemari kayu dan lemari plastik. Total? Mungkin kami bertiga, jika dihitung bersama mas lemari ini, adalah 150 kg keatas.

Ditambah dimensi 50 cm keatas tentunya.

Riding, surprisingly masih nyaman, dan cenderung nagih.

Overall, masjack merasa bahwa mata masjack tidak salah ketika dulu sempat menaksir SupraX. Saat masjack masih ga pede naik motor kopling (dan masih jadi FBH bodoh waktu itu), SupraX termasuk salah satu pilihan utama bagi saya yang mengidaman performa hebat harga bersahabat. Motor yang seringkali jadi idaman teman-teman saya yang hobi pecinta alam, yang sering ngelaju, sering bawa barang berat, atau sekedar suka harian, dll dst.

Rasanya, SupraX lawas yang masih karbu (terutama model 2008-2009) adalah motor yang pantas bila dimasukkan nominasi motor favorit semua orang. Performanya hebat dan begitu bersahabat dengan siapapun, pun juga cepat nempel di hati konsumen.

Ada lagi yang juga mengidolakan supra ini selain saya?

 

Advertisements

Author: jackalride

Jackalride, your source for automotive and tech informations. Seorang mahasiswa merangkap desainer lepas, yang lama lulusnya ini, mencoba untuk menuangkan isi pikirannya dan keterbatasan intelektualnya untuk di share bersama, dibahas, dan bahkan untuk dikritik semata supaya kita bisa menambah wawasan dan saling memperkaya pengetahuan. Jangan ragu untuk berbagi, brosis! Semua rider itu satu aspal. Salah atau benar itu selalu ada dalam hidup, nggak tertutup buat Jackalride sendiri! Keep riderhood!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s