jackalride

ride through the night

Review Singkat HIS AMD Radeon R9 380X IceQX2: A worthy upgrade for my system

3 Comments

Holafolks. Kebetulan ada rejeki tambahan dan ada seorang teman yang kayaknya desperate pengen membeli GTX 750 Ti saya yang lawas (dan posisi waktu itu masih nancep di mobo).. Akhirnya saya memilih melepas si 750 ti dan mecah celengan buat dapet duit..

img_20160401_175003.jpg

and at last, saya memilih kubu merah. R9 380X!

Awalnya, saya berencana meminang R9 380.. Di jogja ini btw yang ready hanya HIS, Powercolor, dan Sapphire.. untuk yang kisaran harganya masih 3.5 juta rupiah ya. (yang MSI bujut mahal bener, 4.3 juta rupiah follks)

Sebelum teken kontrak ke HIS R9 380 yang ready waktu itu, tiba2 saya keinget harga R9 380X punya HIS yang terpampang di enterkomputer.. R9 380 non X nya harga 3.1 juta… sedangkan yang pake X harganya 3.4 juta…

Buset itu bercandaan apa bukan :o. Akhirnya saya nanya deh ke masnya yang jualan, selagi dia masih nelpon distri kan.. Eh ternyata barangnya READY! R9 380X harga R9 380!

Tapi abis itu saya mikir, gimana dengan aftermarketnya ya? Konon HIS ini murmer sangat, ampe jadi pilihan para warneters dan gamers kerehore..

20160308_155630.jpg

Garansi RMA dan minim problem menurut seller, dan klarifikasi garansi mudah… not bad lah buat barang cina cinaan… yaru janaika..

Ternyata tak cukup mengecewakan.. di jogja sendiri, garansinya RMA alias ganti baru dalam masa waktu garansi 1 tahun.. Yah standar lah. Saya pun langsung minta gesek, untung sedia gesekan mandiri! Yeeeyyyy borong mainan baru ke kosan..

Yuk ah di unboxing dulyu..

20160308_164748.jpg

Yap seperti ini deh rupanya isinya. Khas barang2 negeri cino sana, mesti packagingnya gak wah banget, padahal aksen bungkusnya warna biru es (saya suka bangets ini)… eh dalamnya kok cuma kerdus coklat..

Kelengkapan di dalamnya: GPU AMD Radeon R9 380X.. Kitab suci.. Konektor VGA (dah ga butuh kalee), driver (ga butuh juga karena dah pake Radeon Crimson).

Yak, mari kita lihat lebih dekat ke R9 380X nya..

Graphic card ini cukup gede ya.. Maklum, dulu saya pake GTX 750 Ti yang ukurannya kecil.. jadi kerasa bedanya. Anyway, heatpipes nya menonjol keluar menunjukkan kesan macho (yaelah).. dan fan dari graphic card ini cukup berat ternyata, pas disentuh, kayaknya ini kipasnya dari bahan metal deh! Sugoi…

Dari review di internet, HIS IceQ series terkenal ademm dan silent.. Kipas selalu di rpm rendah dan bahkan menurut saya lebih silent dibandingkan GTX 750 Ti saya! Wuahaw.

Sewaktu idle pun, kipasnya masih muter guna menjaga suhu agar tetep adem. Bahkan average suhu nya dibawah si 750 Ti sekitar 1-2 derajat, itu masih pakai odol bawaan ya (bukan gelid extreme cooling saya)

Dari performa? Cukup menonjol dan menakjubkan. Di 1080p, semua game saya libas habis rata kanan, terkecuali Crysis 3 (CPU heavy) dan Batman Arkham Origins (karena gamenya NVidia, bah). The Evil Within yang sebelumnya empot2an di 50fps setting low, kini nanjak jadi 160 fps. Busetdah.

Untuk konsumsi daya, R9 380X ini membutuhkan minimal PSU 550W. Punya saya 500W, apa nggak ngawur :v

Untuk beban non-full load, konsumsi dayanya cukup boros sekitar 70W untuk keperluan sekedar ngenet dan corel, tapi kalo full load ternyata sama plek dengan GTX 960 :v padahal performa jauh diatasnya

Yaudah, mending radeon! 😆

Satu yang saya sayangkan cuma sepertinya AThlon X4 860K saya ini membottleneck performa dari R9 380X ini! Oh well, saya memang masih menunggu AMD Zen keluar.. Siap2 aja.

So, menarik juga ini si R9 380X dari HIS. Ada yang tertarik?

Keep technohood!

Advertisements

Author: jackalride

Jackalride, your source for automotive and tech informations. Seorang mahasiswa merangkap desainer lepas, yang lama lulusnya ini, mencoba untuk menuangkan isi pikirannya dan keterbatasan intelektualnya untuk di share bersama, dibahas, dan bahkan untuk dikritik semata supaya kita bisa menambah wawasan dan saling memperkaya pengetahuan. Jangan ragu untuk berbagi, brosis! Semua rider itu satu aspal. Salah atau benar itu selalu ada dalam hidup, nggak tertutup buat Jackalride sendiri! Keep riderhood!

3 thoughts on “Review Singkat HIS AMD Radeon R9 380X IceQX2: A worthy upgrade for my system

  1. IceQ masa kini tampilannya nggak secantik jaman dulu ya yok..
    oya, kelebihan MSI apaan kok harganya berlebihan banget? apa yang versi Super OC?
    btw di masa lalu HIS hampir selalu lebih mahal lho dibanding Sapphire dan yang lain-lain.. tapi jangan bandingin dengan MSI, Asus sih..:D

  2. GAN KLO R9 380X DISANDINGIN FX 6300 KUAT PA NDAK???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s