jackalride

ride through the night

Apa bedanya sih, antara GPU yang biasa sama yang pake nama-namaan?

6 Comments

Hola folks.

Vapor-X, STRIX, ICEQ, Windforce, PCS+, AMP, dan sebagainya. Sering kita liat ada gpu yang “biasa” alias tanpa embel-embel, namun dengan harga yang lebih mahal, ada gpu yang persis sama namun dikasih embel-embel di belakang namanya. Itu maksudnya apaan sih?

ASUS R9 FURY DirectCU III STRIX

ASUS R9 FURY DirectCU III STRIX

Apa ada bedanya? Iya.


Bedanya apaan dong masjack?

Produk yang punya embel2 tersebut adalah “versi premium” yang dikeluarkan pabrikan, yang mereka optimisasi sendiri dan sudah mereka modifikasi  dari gpu aslinya. Jadi, setiap partner NVidia dan AMD memiliki keleluasaan untuk mengoprek dan merubah produk asli NVidia dan AMD menjadi versi mereka sendiri. Antara produk yang biasa-biasa aja sama produk yang premium, wajar gak kalo yang lebih bagus dikasih harga lebih mahal? Ya wajar dong.

Lalu, apa aja yang diubah?

Pertama, pastinya GPU berembel-embel ini adalah versi Overclock dari pabrikan! Tidak ada satupun yang memiliki clock standar baik gpu maupun memory nya. Dengan harga yang lebih mahal, tentunya performanya harus lebih buagus dooong? Apalagi buat konsumen yang ragu untuk melakukan overclock, mereka taunya lebih mahal lebih bagus..!

Kedua, untuk menunjang performa yang lebih tinggi, pendinginan pun harus diperbaiki, dan itulah arti dari nama VAPOR-X, Tri-X, STRIX, AMP, YMIR, dll dsb tersebut: Kalo ada embel2nya begitu, coolernya (heatsink + fan/watercooler) sudah pasti bukan yang standar! Performa barang elektronik itu punya pedoman bahwa makin adem, performanya makin bagus, karena memang sebenarnya makin tinggi suhu suatu komponen elektronik, maka akan cepat rusak!

Ketiga, Chip. Sama kayak processor di motherboard, gpu alias yang biasa disebut vga oleh orang sini, juga punya semacam processor di tengahnya. Nah, performa tiap processor ini, walaupun udah dikerjakan pakai mesin, pasti nggak ada satupun yang bener-bener persis sama. Oleh karena itu, beberapa pabrikan cukup edan untuk menggunakan chip gpu yang sudah di handpick sendiri (contohnya ASUS), dengan cara dicari chip-chip yang performanya paling bagus: ngetesnya satu-satu!

Keempat, komponen. Tentunya beberapa komponen standar sudah dirubah oleh vendor, misalnya yang paling noticeable adalah VRAM, atau kapasitas memory-nya. Kadang ada yang ditambahkan hingga 2x lipat oleh vendornya (contoh Sapphire R9 290X TOXIC 8 GB). Selain itu, komponen printilan pun juga diganti misalnya VRM dan bermacam-macamnya.

Kelima: Layout. Pada beberapa kartu, vendor sudah memaksimalkan layout board dari kartu grafis tersebut agar mampu menorehkan performa yang lebih baik dan lebih efisien.


 

 

So, sebetulnya worthed gak sih masjack, untuk beli kartu grafis yang ada nama-namaannya itu?

Menurut saya sih worthed 😀

Kenapa? Karena faktor-faktor berikut ini tentunya:

1. Sudah pasti bisa berjalan pada performa diatas bawaan NVidia atau AMD. Chip-chip handpick yang ada di seri premium sudah hampir pasti bisa berjalan di clock yang lebih tinggi dibandingkan yang asli bawaan produsen. Kalo nggak bisa, balikin aja, tuker yang baru 😆

2. Sudah pasti memuaskan secara visual, bentuknya mah keren-keren hehe

3. Sudah pasti lebih adem… Coba aja tes pake furmark, gpu yang non seri premium umumnya bakal lebih panas.

4. Gengsi bro! Memamerkan rig kita pun jadi lebih pede (kalo ini pendapat pribadi ya huehehe)

Semoga bermanfaat!
Keep technohood!

Advertisements

Author: jackalride

Jackalride, your source for automotive and tech informations. Seorang mahasiswa merangkap desainer lepas, yang lama lulusnya ini, mencoba untuk menuangkan isi pikirannya dan keterbatasan intelektualnya untuk di share bersama, dibahas, dan bahkan untuk dikritik semata supaya kita bisa menambah wawasan dan saling memperkaya pengetahuan. Jangan ragu untuk berbagi, brosis! Semua rider itu satu aspal. Salah atau benar itu selalu ada dalam hidup, nggak tertutup buat Jackalride sendiri! Keep riderhood!

6 thoughts on “Apa bedanya sih, antara GPU yang biasa sama yang pake nama-namaan?

  1. pemakai intel hd 3000 buat laptop sama nvidia riva tnt kayak ane nyimak aja :sad

  2. ning ngomah isih enek HIS iceQ.. lha apik bentuke.. wkwkw

  3. Biasa itu cuma nama cooler doang sih, macam IceQ dan Vapor-X atau Double-D nya XFX – ane pake ini, yg beda cuman cooler, power pin jadi 2 sama dimensi jadi panjang, clock GPU sama memori mah tetep aja sama kaya reference card AMD. Kalo menurut ane belum bisa dikatakan ‘pasti overclocked’, tapi ‘most likely overclocked dan gampang di OC’, kenyataannya ada kok yg nggak OC-ed, tapi ya emang dikit populasinya. Kalo mau pasti mah pilih yg OC edition, dijamin jos, haha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s