jackalride.com

ride through the night

Beli motor yang banyak common part dengan motor lain yang harganya jauh diatasnya? Gw sih ogah.

| 3 Comments

Hola folks

toshiaki__s_evil_smile__screenshot_by_kibadoglover45-d57530cDengan alasan memaksimalkan produksi dan meminimalisir cost, bukan rahasia lagi bahwa setiap pabrikan punya resep yang namanya common part. Common part ini, adalah satu part yang dipakai beberapa motor sekaligus.. Ada motor yang common partnya sedikit.. Ada yang banyak.

Naah, nakalnya, ada aja motor yang dibikin punya banyak common part dengan varian motor diatasnya, yang notabene varian tersebut harganya jaaauh lebih mahal! That sucks.


Based on pengalaman sendiri dan beberapa teman.. Ada beberapa motor yang pada dasarnya mengandung part-part dari motor yang lebih mahal diatasnya. Fatalnya, biasanya pembeli mulai rempong soal sparepart ketika trouble2 bermunculan, terutama jika sparepart common tersebut berada di bagian mesin. Seperti apa aja keluhan mereka?

1. Sparepartnya mahal!
Yap, komentar pertama pastinya adalah bahwa sparepartnya mahal selangit. Beda dengan banderol motor tersebut yang pada dasarnya relatif murah. Contoh aja, misalnya rekan jackalride beli motor sport 20 juta, dan ternyata harga sparepartnya sama dengan sparepart motor harga 26 juta. Seolah tertipu kan rasanya?

2. Sparepartnya susah!
Semakin tinggi kasta motornya, otomatis sparepartnya akan makin langka, karena cost untuk memproduksinya pun semakin tinggi. Daripada tak karuan lakunya padahal sudah inves banyak, mendingan dibikin by order aja kan?

3. Sparepartnya “nakal”!
Sparepart langka seolah sudah jadi daya tarik sendiri buat beberapa pengecer dunia maya. Karena tahu barangnya langka, maka mereka akan cepat-cepat membelinya, nyetok dalam jumlah banyak, dan menjualnya kembali dengan harga yang tak karuan nambahnya.

4. Sparepartnya jelek!
Sparepart kualitas bawah dengan harga atas? Bisa jadi. Bisa jadi memang harganya aja yang dipatok sama dengan milik varian motor diatasnya, tapi kualitas dipukul rata dengan yang varian bawahnya.

5. Sparepart lainnya ada gak?!
Yup, pada akhirnya mereka pun akan lari menanyakan penyelesaian alternatif yang lebih cepat dan hemat di kantung. Beruntunglah kalau sparepart aftermarketnya banyak, nah kalau enggak? Oh well. Bisa jadi mengkanibal punya motor lain yang beda harga dan gak pnp.

Saran saya sih, sebelum membeli sebuah motor, lihatlah spesifikasi tertulis dan baca-baca list sparepartnya. Jangan lihat iklannya, di iklan mah apa aja jadi bagus! Menilik detail motor memang makan waktu dan butuh effort ekstra, tapi akan bermanfaat banyak nantinya.. daripada menyesal di kemudian hari?

Keep riderhood!

3 Comments

  1. Lebih baik pake motor-motor kekinian aja gan, yang harganya standar, dan tentu spare partnya mudah dan murah. Ngeri baca artikel agan yang motor harga Rp. 20 juta, tapi spare partnya Rp. 26 juta. Motor apa emang itu gan?

Leave a Reply

Required fields are marked *.