jackalride

ride through the night

Impresi Total Test Ride TVS Apache 180 RTR: How to tame your inner beast!

7 Comments

Hola folks

IMG-20141225-WA0020Kali ini jackalride dapet kesempatan untuk mereview motor lainnya. Satu unit TVS Apache 180 RTR yang masih kinyis kinyis alias masih mengkilat, berhasil saya tes secara keseluruhan.Mantapnya, kali ini masjack dapat mengeksplore motor ini dalam sekali jalan.. Yaitu impresi fisik dan performa secara menyeluruh.

Check it out!

Impresi Fisik

Lini desain yang dianut oleh Apache ini mengikuti kebanyakan motor India lainnya (yang desainernya orang India juga lho.. Kalo Pulsar 200 NS mah laen). Secara garis besar, Apache 180 cukup mudah dikenali.. Dengan lampu depan yang berbentuk semi oval, dua lampu senja yang menyerupai mata hewan buas, bagian head yang cukup besar, dan tail lamp yang cukup distinctive.. Walaupun bodynya saya rasa mayoritas cukup identik dengan Honda Tiger.

DSC_0264coveredSaya secara personal ga ada masalah sama lini desain ini, tapi saya kembalikan lagi ke pembaca mengenai preferensi desain.

Biasanya impresi fisik akan langsung ketahuan ketika kita sudah menaiki unit.. Okedeh, jackalride pun menaiki si RTR dan.. Well, jinjit. Tingkat jinjitnya mungkin setara dengan motor-motor sport saat ini. FYI, tinggi saya 167cm dan bobot 86. Tapi gak masalah, saya rasa mayoritas sportbike lovers di tanah air sudah terbiasa berjinjit ketika naik sportbike.

Kesan pertama yang saya dapet dari motor ini adalah.. Motor ini berat banget.

IMG-20141225-WA0021

Beneran berat, terutama ketika saya harus mendorong motor ini keluar dari garasi gudang pabrik.. Padahal si RTR cuma diisi seliter premium gratisan dari dealer. Bayangkan saja bila full tank beratnya kayak apa.

Oke, ketika saya berada di atas jok, dengan posisi dua tangan menggenggam handle stang, dan dua kaki berpijak pada footstep.. Terasa sekali posisi duduk yang sport-touring. Sudut bahu ke tangan mengingatkan saya pada rding position New Megapro, dan sudut tekukan lutut kaki dari jok ke footstep, rasanya mirip dengan CB150R ataupun Old Vixion.

Speedometer cukup besar dan mudah diamati. Di bagian kanan terdapat takometer yang juga nyaman dipantau. Backlight speedometer yang berwarna biru, mirip dengan Byson, juga friendly ketika harus melakukan night riding atau yang juragan Ardiantoyugo bilang sebagai NRWS (Night Riding Without Seeing) :lol:. Lampu indikator lain juga ukurannya beda-beda, mulai dari sensor suhu dan oli yang lumayan besar dan ada di takometer, sampai indikator gigi netral yang ada di bawah speedometer (nah ini yang bikin sebel, kecil juga bro lampunya).

Kedua handle setang, cukup nyaman saat digenggam. Apache memiliki handle yang relatif sedikit lebih besar, dan mirip dengan motor India lain.. Mungkin standar sana ya? Efeknya, handle akan lebih nyaman digenggam, dan grip meningkat. Untuk touring jarak jauh sepertinya nyaman sih. Berbagai saklar yang ada di handle pun cukup nyaman untuk ditekan, no problem at all.

DSC_0265Jarak aman kopling standar disetel cukup jauh.. Sayangnya, nyetelnya juga susah.

Untuk build quality.. Well, saya rasa yang cukup bisa dikenali adalah material besinya ya. Produk-produk India yang beredar di Indonesia, yakni Bajaj dan TVS, secara material metal keduanya cukup identik.. Dengan kata lain, buildnya ya emang gitu, khas India. Beberapa ujicoba yang telah lalu menunjukkan bahwa material plastik TVS ini cukup kuat, misalnya spakbor yang tetap utuh walau ditendang.. akan tetapi saya tidak mencoba hal tersebut, sayangnya.

Finishing pada bagian tangki, cukup kuat dan kokoh, begitu juga dengan bagian head. Sebaliknya, saya rasa plastik bagian buritan tidak disokong material sekokoh bagian depannya. TVS Apache ini masih menganut double shock alias shock tipe stereo untuk suspensi belakang.. Namun pewarnaan suspensi yang ngejreng dan eye-catching sepertinya menyiratkan kalau TVS cukup pede dengan double shock ini.

IMG-20141225-WA0016

Satu hal yang menurut saya agak annoying adalah, Apache 180 RTR ini susah dibuka joknya. Literally, bukan maksudnya pencetannya keras atau apa, tapi masbro mbaksis harus membuka bagian lain dulu agar si jok mau terbuka.. Yakni, harus membuka plastik penutup kelistrikan di samping.. Untuk ke depannya, akan saya pasangkan tali extender aja biar ga usah buka-buka lagi.. haha.

Impresi performa akan menyusul di artikel selanjutnya :mrgreen:

Keep riderhood!

Advertisements

Author: jackalride

Jackalride, your source for automotive and tech informations. Seorang mahasiswa merangkap desainer lepas, yang lama lulusnya ini, mencoba untuk menuangkan isi pikirannya dan keterbatasan intelektualnya untuk di share bersama, dibahas, dan bahkan untuk dikritik semata supaya kita bisa menambah wawasan dan saling memperkaya pengetahuan. Jangan ragu untuk berbagi, brosis! Semua rider itu satu aspal. Salah atau benar itu selalu ada dalam hidup, nggak tertutup buat Jackalride sendiri! Keep riderhood!

7 thoughts on “Impresi Total Test Ride TVS Apache 180 RTR: How to tame your inner beast!

  1. motor baru…. selamat…

  2. jcr menendang apache di next artikel, ditunggu bro… tapi ni motor emang lumayan sih 😀

  3. tarikannya nampol bgt.cbsf&vixi tewas.cuma kelemahan di per kopling klo dah panas aja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s