jackalride

ride through the night

Kapankah sebuah teknologi layak dimiliki?

8 Comments

Hola folks

headphones girl phone cellphones anime girls 1680x1050 wallpaper_www.wallpaperfo.com_24Perkembangan teknologi, adalah sesuatu yang terjadi secara cepat, atau changed at a rapid pace. Tuntutan zaman lah yang telah mendorong kita untuk selalu up-to-date dengan teknologi terkini, sebagai bagian dari kehidupan. Dilemanya, apabila teknologi kita terlalu up-to-date, secara finansial kita akan keteteran (kecuali ngelap keringat pake uang 100 ribuan), dan apabila kita sangat tidak up-to-date, kita akan ketinggalan dalam hal achievement (entah itu urusan kantor, komunikasi, hasil kerjaan kita, dll dll) dan mungkin beberapa aspek sosial.

So, kapankah sebuah teknologi layak dimiliki? Berikut beberapa poin yang bisa saya sebutkan. Mayoritas dapat diaplikasikan ke dunia techfreak dan beberapa dapat diaplikasikan ke dunia otomotif.

1. Ketika teknologi tersebut sudah value
Sebuah teknologi akan menjadi value ketika sudah selaras antara performa dan harganya.

produk flagship, value? Saya kurang yakin...

produk flagship, value? Saya kurang yakin…

Terkadang kita mengejar harga, mengejar faktor ekonomis namun yang kita dapat adalah teknologi yang tidak seberapa. Sebaliknya, terkadang kita mengikuti filosofi “yang paling mahal yang paling bagus“, namun ternyata margin performa tidak selaras dengan margin pengorbanan uang yang sudah kita berikan.

Biasanya, orang-orang semacam ini adalah konsumen dari produk-produk flagship (produk premium), dan produk-produk low cost, walaupun sebenarnya beberapa produk flagship benar-benar value menurut saya.

Lalu produk seperti apakah yang value? Sebuah produk yang value, biasanya tidak berada di segmen low dan segmen high-end. Menurut pengalaman saya, kebanyakan produk value berada di segmen low-mid hingga mid-high. Memang persilangan antara cost dan performance biasanya berada pada segmen tersebut.

=====================================

2. Ketika teknologi tersebut sudah berukuran kecil
Mungkin terdengar aneh, tapi memang benar adanya.

Radeon HD 6670, dulu sebesar ini..

sekarang berubah nama menjadi R7 240, dan menjadi sekecil ini.. Performa sama, bahkan sedikit diatasnya.

Semakin mutakhir sebuah teknologi, maka ukurannya akan semakin kecil. Contoh, smartphone anda yang pas di kantong, bandingkan dengan hape Ericson tahun 90-an yang segede tulang paha kambing.. atau misalkan televisi anda, bandingkan yang tipe LCD dengan tipe tabung.. Beda kan ukurannya..?
Hal tersebut karena teknologi pada dasarnya menganut 2 prinsip dalam perkembangannya: (1) peralihan dari teknologi lawas ke teknologi baru yang lebih minimalis, atau (2) optimalisasi teknologi saat ini agar lebih minimalis.

Dalam dunia komputer, hal ini keliatan banget.. Misalnya processor. Core2Duo yang pernah jaya pada tahun 2009-an, dan memiliki fabrikasi 45 nanometer, dikalahkan habis-habisan oleh Pentium G3220 tahun 2014, sesama dual core yang fabrikasinya 22 nanometer. Fabrikasi processor yang semakin kecil, menciptakan arsitektur processor yang lebih optimal, oleh karena itu performanya akan jauh meningkat dibanding pendahulunya. Selain itu, ukuran yang semakin kecil akan meminimalisir penggunaan daya.

prinsip tersebut tidak berlaku pada cewek yang kecil lho..

prinsip tersebut tidak berlaku pada cewek yang kecil lho..

3. Ketika teknologi tersebut sudah tidak dimonopoli oleh satu/sebagian kecil produsen

Aspek ini, saya rasa dapat diaplikasikan ke bisnis manapun, tidak hanya teknologi. Persaingan bisnis, adalah sebuah hal yang sebetulnya beneficial bagi produsen dan konsumen.. Selama mereka mampu bersaing.

Yang paling diuntungkan adalah konsumen. Karena dalam persaingan bisnis, terjadi 3 hal:
(a) Percepatan perkembangan teknologi karena adanya tuntutan pasar,
(b) Persaingan value product yang ujung-ujungnya meningkatkan kualitas produk yang didapatkan konsumen, dan
(c) Mengeliminasi pelaku bisnis yang tidak mampu bersaing.. dengan kata lain, menyingkirkan produk yang tidak kompeten.

amd-aisaka-taiga-cpu-intel-46642-480x320Monopoli produk teknologi adalah suatu hal yang mengerikan.. Bayangkan saja.. Coba bayangkan apa jadinya jika AMD tidak bersaing dengan Intel.. Jika NVidia tidak bersaing dengan ATI (yang sekarang menjadi AMD Radeon).. Jika Asus, MSI, dan Gigabyte tidak bersaing.. Jika Qualcomm dan Mediatek tidak bersaing.. Jika Honda dan Yamaha tidak bersaing.. Apa jadinya? Yakin teknologi anda bisa sebagus dan semurah ini?

4. Ketika teknologi tersebut mulai futureproof
Sebuah teknologi, pasti akan memiliki masa mutakhir sebelum akhirnya digantikan oleh teknologi termutakhir selanjutnya. Dengan kata lain, sebuah teknologi bisa menjadi usang. Ada baiknya, kita memilih teknologi yang tidak mudah usang.

Normalnya, sebuah teknologi akan mulai menjadi usang dalam waktu 2-3 tahun, dan akan malfungsional setelah 5 tahun.
Biasanya, sebuah produk yang futureproof adalah sebuah produk yang value(lihat poin pertama), namun tidak menutup kemungkinan bahwa produk yang harganya mahal dan performanya tinggi, juga futureproof walaupun tidak value!

Intinya, ini masalah investasi teknologi. Tergantung seberapa kuat anda dalam berinvestasi, segitulah yang akan anda dapatkan. Jika anda kuat secara finansial dalam berinvestasi, maka anda akan dapat berinvestasi ke produk yang lebih mahal.

Inilah i7-5960X.. Got money to burn?

Contoh: Jika anda memiliki budget 15 juta untuk sekeping processor, anda dapat membeli i7-5960X yang performanya setara processor 16 core, dan baru mulai usang setelah 5 tahun, dan malfungsional setelah kira-kira 7 tahun, karena ia sudah menganut RAM DDR4 yang harganya juga selangit. 😆

Namun jika budget investasi anda hanya 4 juta, anda bisa menginvestasikan pada i7-4960K, performa setara 6 core intel, yang mulai basi setelah 3 tahun, dan baru malfungsional secara total setelah 5 tahun.

Jika anda mencari produk futureproof, hindari untuk membeli suatu teknologi ketika teknologi saat ini sudah akan di-replace oleh teknologi yang baru.. Belilah suatu produk teknologi ketika pergantian teknologi baru saja terjadi, atau belum lama terjadi.
================================
Semoga bermanfaat.
Keep gamerhood, keep riderhood!

Advertisements

Author: jackalride

Jackalride, your source for automotive and tech informations. Seorang mahasiswa merangkap desainer lepas, yang lama lulusnya ini, mencoba untuk menuangkan isi pikirannya dan keterbatasan intelektualnya untuk di share bersama, dibahas, dan bahkan untuk dikritik semata supaya kita bisa menambah wawasan dan saling memperkaya pengetahuan. Jangan ragu untuk berbagi, brosis! Semua rider itu satu aspal. Salah atau benar itu selalu ada dalam hidup, nggak tertutup buat Jackalride sendiri! Keep riderhood!

8 thoughts on “Kapankah sebuah teknologi layak dimiliki?

  1. Sip bagus om tulisan nya…

  2. semua teknologi baru emang harganya nggilani… jadi inget dulu beli pc pentium 4..
    balik lagi ke pertanyaan “Kapankah sebuah teknologi layak dimiliki?”
    ya jawabannya ga semua orang sama, klo ada duit dan rela kluar dana besar, ga ada salahnya ngambil hardware dengan teknologi terbaru..
    klo ane yang dananya terbatas, ya mending itung2an.. ga perlu hardware up to date, yang penting bisa digunakan sampe 3-5 tahun lagi..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s