jackalride

ride through the night

Impresi performa jarak pendek CBR150R K45

2 Comments

Yoha folks

wpid-dsc_0465.jpgApa kabar? Kali ini Jackalride akan membahas mengenai performa CBR150R melalui test-ride pada sirkuit jarak pendek.
Kebetulan, sebuah acara yang diadakan oleh AHM, memberi kesempatan kepada saya untuk mengulas masalah performa, walau tidak banyak yang bisa saya gali dari sisi speed akibat lintasan terlalu pendek.

Ketika menaiki si CBR lokal ini, saya tetap jinjit, jangan salahkan motornya :v

Kelengkapan saklar dan semacamnya memang “lebih enak dipegang” dibanding CB150R.. Manis dan memang menyerupai kakaknya yang CBU, lebih tepatnya sih beneran plek sama, haha. Speedo enak dipantau, besar. Throttle gas empuk, enak dibejek.

jok tebal!

jok tebal!

Mesin pun mas jack nyalakan, dan si CBR150R dual keen saya bawa muter2. Bunyi mesinnya halus bro! Lebih halus dari si CBSF kepunyaan masjack. Kopling empuk, jok empuk, ganti persneling empuk, dan posisi riding nunduk nyaman..! Sebetulnya CBSF juga sudah menganut kopling empuk dan persneling yang empuk, namun karena bunyi mesinnya halus dan jok nya empuk, well i guess that’s a plus.

Jika para blogger senior menyatakan bahwa aksel si dual keen lebih nampol, jelas memang saya rasakan disini. Lebih nampol dari CBR lawas, namun yaa sayang sekali saya harus bilang bahwa karakter si CBR dual-keen ini bener-bener mirip CBSF sekali. Berbekal perubahan ECU, sistem Injeksi, dan gearset, memang mengubah grafik performa, namun karakter grafiknya masih mirip2 CBSF menurut saya pribadi, CMIIW. Ada peningkatan performa, itu jelas.. Namun karakter mesin masih mirip2.

salah satu alasan kenapa CBR150R menggoda adalah karena tampang!

salah satu alasan kenapa CBR150R menggoda adalah karena tampang!

Lalu, apa yang kira-kira anda dapatkan, sebagai poin plus, jika memilih untuk meminang si CBR150R ini, dan bukan CB150R? Hal yang pertama tentu saja adalah performa racing, karena adanya fairing, peningkatan grafik performa, dan gearset yang lebih mumpuni. Kedua, adalah aspek kenyamanan berkendara, karena CBR150R menganut jok yang lebih empuk, riding position yang lebih nyaman dari CBSF, dan juga mesin yang lebih halus. Ketiga? Tadinya saya mau menyebut nama besar CBR sebagai poin plus. Bagaimana pendapat brosis rekan Jackalride? :mrgreen:

Akhir kata?

Saya masih butuh untuk me-review performa jarak jauh dari produk yang satu ini. Terlalu cepat menyimpulkan dengan data yang sedikit, bahwa produk ini kurang layak ataupun sudah layak menyandang nama CBR. Insya Allah, akan ada unit yang bisa Mas Jack manfaatkan untuk test ride, dan akan saya buat artikel setelahnya.

Keep riderhood!

Advertisements

Author: jackalride

Jackalride, your source for automotive and tech informations. Seorang mahasiswa merangkap desainer lepas, yang lama lulusnya ini, mencoba untuk menuangkan isi pikirannya dan keterbatasan intelektualnya untuk di share bersama, dibahas, dan bahkan untuk dikritik semata supaya kita bisa menambah wawasan dan saling memperkaya pengetahuan. Jangan ragu untuk berbagi, brosis! Semua rider itu satu aspal. Salah atau benar itu selalu ada dalam hidup, nggak tertutup buat Jackalride sendiri! Keep riderhood!

2 thoughts on “Impresi performa jarak pendek CBR150R K45

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s