jackalride

ride through the night

Usaha pencurian yang disertai upaya pembunuhan.. Dalam Islam hukumannya berat lho.

12 Comments

Hello folks.
Modus perampokan kian hari kian mengerikan. Berbagai jalan dilakoni oleh si pelaku kriminal dan metodenya berkembang mengikuti tuntutan zaman. Makin kesini makin ngeri, begitulah yang biasa masyarakat bilang.

Sekali2 Jackalride pengen coba bahas mengenai kriminalitas. Namun kali ini saya tilik dari perspektif hukum Islam, maklum selama ini belum pernah saya bahas.. Ini untuk melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar sazzaa.. Bagi pembaca yang non-muslim, mungkin bisa dijadikan referensi pemikiran bagaimana hukum Islam itu sebenarnya..

Apakah itu perampokan? Dalam Islam, perampokan itu adalah pencurian yang disertai pembunuhan. Jadi, dalam satu tindakan perampokan, ada dua kejahatan: (1) merebut hak orang lain, dan (2) menghilangkan nyawa orang lain. Klop, dua dosa besar dalam satu tindakan.

Lalu bagaimana Islam melindungi kita dengan jalan hukum? Beginilah hukuman bagi perampok dalam Islam…

“Jika mereka membunuh dan merampas harta maka mereka disalib, jika membunuh dan tidak merampas harta, maka dibunuh dan tidak disalib. Jika mereka merampas harta dan tidak membunuh, maka tangan-tangan dan kaki-kaki mereka dipotong secara bersilangan, sedangkan jika mereka menakut-nakuti para pemakai jalan dan tidak merampas harta, maka mereka diusir dari wilayah itu.” Ini adalah madzhab Syafi’i dan Ahmad dalam riwayat yang paling shahih dari mereka, sedangkan pendapat Abu Hanifah rahimahullah memberikan pilihan dalam hal itu.

Kalo dibuat per poin, jadinya begini:
a. Bagi perampok yang membunuh orang yang dirampoknya dan mengambil hartanya. Dalam hal ini hukumnya wajib di bunuh; sesudah dibunuh, kemudian disalibkan (dijemur)

b. Bagi perampok yang mebunuh orang yang dirampoknya, tetapi hartanya tidak diambil. Hukumnya hanya dibunuh saja.

c. Bagi perampok yang hanya mengambil harta bendanya saja, sedang orang orang yang dirampoknya tidak dibunuh, dan harta yang diambil sampai nisab, maka perampok trsebut mendapat hukuman potong tangan kanan dan kaki kirinya.

d. Bagi perampok yang hanya menakut-nakuti saja, tidak membunuh dan tidak mengambil harta benda. Hukumannya adalah penjara atau hukuman lainnya yang dapat membuat jera, agar ia tidak mengulanginya.

Sehingga, jika kita simpulkan dari hukum diatas, bahwa kejahatan perampokan berujung kepada hukuman salib. Bukan jalan kematian yang mulia, tentunya. Mungkin sepadan terhadap beratnya kejahatan perampokan itu sendiri!

Lho, apakah Islam tidak menghormati hak-hak para pelaku kriminal tersebut? Mereka juga manusia! Mereka bisa tobat, mereka pasti bisa memperbaiki diri jika diberi kesempatan..! blablablaaaa (begitu kata para orang-orang HAM yang membabi-buta membela HAM yang tak jelas dasarnya!)

Begini bung, non.. Islam pada dasarnya amat menghormati Hak Asasi Manusia! Lantas, mengapa hukumannya sejauh itu, sampai hukuman mati dan disalib? Coba pikirkan baik-baik..

Jika sebuah hukum itu bukan main kerasnya.. Maka secara psikologis orang akan menjauhi hal tersebut.. Karena mengancam! Kalau hukuman itu lembek.. Misalnya hanya dipenjara sepersekian tahun saja.. dan bisa diganti uang.. Atau bisa dilego melalui meja hijau.. Apakah akan menimbulkan efek sehebat hukuman mati?

Lalu.. Hukuman yang keras yang dijalankan akan menimbulkan terror psikologis. Misalkan di kampung njenengan ada orang yang ketangkep merampok.. Lalu dilaksanakan syariat dengan menghukum orang itu dengan hukuman salib.. Dan jenazahnya dibiarkan menggantung begitu.. Apa nggak bikin takut? Otomatis nggak bakal kepikiran lah di benak njenengan untuk ngerampok.. Lhawong pelakunya sampai dibegitukan!

Dimanakah hak perampok ketika itu dilaksanakan? Apakah kita tidak memperhatikan hak-hak nya?

Perampok itu sendiri, sebenarnya telah melanggar hak-hak orang yang dirampoknya! Lantas, mengapa kita harus membela orang yang menyepelekan hak orang lain, dan merampas rasa aman dari kita?

Last but not least.. Saya hanya berbagi pemikiran saja. Bukan berarti mau menggugat hukum yang sah di negara ini. Hanya saja, saya mengajak folks untuk melihat dari perspektif lain.. Mengenai bagaimana bila hukum yang keras diberlakukan.

Semoga bermanfaat dan menginspirasi, kalo kurang jelas atau mau didiskusikan, komentar di bawah ya..!
Keep riderhood!

Advertisements

Author: jackalride

Jackalride, your source for automotive and tech informations. Seorang mahasiswa merangkap desainer lepas, yang lama lulusnya ini, mencoba untuk menuangkan isi pikirannya dan keterbatasan intelektualnya untuk di share bersama, dibahas, dan bahkan untuk dikritik semata supaya kita bisa menambah wawasan dan saling memperkaya pengetahuan. Jangan ragu untuk berbagi, brosis! Semua rider itu satu aspal. Salah atau benar itu selalu ada dalam hidup, nggak tertutup buat Jackalride sendiri! Keep riderhood!

12 thoughts on “Usaha pencurian yang disertai upaya pembunuhan.. Dalam Islam hukumannya berat lho.

  1. sayangnya hukum dinegara ini ringan saja…

  2. rombak dulu KUHP nya !!… memang udah kelewatan saking rendahnya penegakan hukum

  3. gue sepakat deh, krn hukum disini terlalu lemah jadi malah gak ada efek jera

  4. jarang-jarang ada rider islamic gini rek, tiga jempol dah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s