jackalride.com

ride through the night

Verza Overheat (Sebuah artikel revisi)

| 95 Comments

Sore brosis

Artikel ini dibuat sebagai revisi, atas kesalahan info yang Jackalride sajikan kepada pembaca sekalian, terutama atas pertanyaan dari bro kenthoet (kenthoetboreup.wordpress.com), mengenai Verza merah yang mati mendadak waktu launching NMP FI pada artikel ini, silahkan cek=> Verza mati akibat lean sensor  . Mengenai matinya Verza secara mendadak bisa diklarifikasikan melalui Jackalride sendiri, RezaHolic, maupun sesepuh Pertamax7.

Yang ini cornering, terus mesinnya mati.. Ada apa gerangan..

Yang ini cornering, terus mesinnya mati.. Ada apa gerangan..

Ketika launching NMP FI seminggu silam, disediakan unit test ride berupa Verza, NMP FI, dan CB150R. Nah, beberapa blogger yogya yang mencoba Verza sempat menemui kendala.

Apa itu?

Mesin Verza mati ketika cornering!

Matinya mesin Verza tersebut dialami oleh bro Reza (Rezaholic) dan bro Irfan (pertamax7). Gimana bisa?

Ditengah sesi test-ride ketika si sport value ini dibawa cornering.. Tiba-tiba setang bergetar, tarikan throttle tiba-tiba tidak merespon pengemudi. Mesin pun batuk-batuk, kayak motor mati tiba-tiba, dan motor pun berhenti. Lampu sensor di speedometer yang warnanya kuning dan gambarnya oli, kelip-kelip. Bro Reza mengaku di bagian kaki, mesin terasa panas.

Orang dealer yang matanya cukup awas, pun datang menyamperin kami. Dia menuturkan kalo Verza ini bakal mati ketika miring nya 60 derajat. Biar safety, katanya.

panas merambat sampai kaki? Apa memang verza perlu dibekali cairan pendingin ya?

Jujur, hal yang pertama ditangkap oleh Jackalride WAKTU ITU, sebelum bro Reza memberitahu bahwa kakinya terasa panas… Adalah, motor ini mati karena Lean Angle Sensor yang mati ketika motor miring 60 derajat, seperti halnya yang dikemukakan oleh mas-mas dealernya.

Tapi ada hal yang janggal sebetulnya, yang baru Jackalride sadari:

1. Kalo motor itu mati karena lean sensor, akibat motor miring pada 60 derajat lebih, mungkin itu berlaku bagi ipan karena dia cornering sampai footstep nggasruk, tapi rezaholic ngga cornering, dan motornya tetep mati.

2. Kalo mati karena lean sensor, lampu warna kuning di speedo harusnya nggak menyala.

3. Kalo mati karena lean sensor, harusnya kaki rezaholic ngga merasakan panas berlebih dari mesin

4. Apakah dengan footstep dan ban standar, kemiringan motor sebanyak 60 derajat bisa dicapai ketika cornering?

Nah itu dia. Jadi Jackalride simpulkan bahwa Verza tersebut mati karena overheat alias panas berlebih.

Kok bisa, unit test dari pabrikan sendiri, memiliki “cacat” yang sampai ke tangan tester? Bagaimana quality controlnya? Bagaimana buildnya? Bagaimana blablabla prettt kretepettt dll nya?

Jackalride rasa.. Test-unit ini bukan test-unit yang “baru”. Artinya, sudah dipakai berkali-kali sebagai test-unit di tempat lain, coba deh, kenapa launching motor Megapro FI seolah “bergiliran” dari sabang sampai merauke? Mungkingkah karena menunggu test-unit yang disediakan pabrikan? Last, jikalau memang begitu, berarti besar kemungkinan bahwa si test-unit ini mendapat perlakuan kasar selama diangkut, bisa jadi kekasaran tersebutlah yang menjadikan mesin bermasalah. Atau bisa jadi masalah panas matahari yang menyengat ketika test-ride dan motor dibiarkan di luarlah yang menyebabkannya? Who knows…

Akhir kata, artikel ini tidak bisa menggeneralisir bahwa semua Verza itu cacat. Artikel ini hanya ditujukan sebagai revisi terhadap bro kenthoet, bahwa Verza yang kemarin di test ride mati akibat overheat, bukan karena lean angle sensornya. Tapi jika masalah Verza Overheat ini memang banyak terjadi.. Hmmm, bisa jadi bolong besar di penjualan Honda, sekaligus PR bagi AHM.

Maaf atas kesalahan penuturan atau gimana, brosis jangan bosan ya main ke blog ini. Kritik saran silahkan.


Keep riderhood!

95 Comments

Leave a Reply

Required fields are marked *.