jackalride

ride through the night

Review Honda Verza 150: Performance (Part 2)

4 Comments

Untuk pengujian performance, Jackalride menggunakan rute dalam kota, di malam hari pukul 11:00. Test ride dilakukan oleh C.

vr2 rsz

Foto bersama Bro Reza(pemilik Verza) dan Bro Bagus.
Ketika duduk, kerasa banget ini segitiga duduk khas NMP.

Masukkan kunci, nyalakan engine. Semua terlihat normal, dan sistem AHO yang ada pun berfungsi dengan baik. Ketika memasukkan gear 1, kesan yang C dapat adalah.. Lumayan keras ya brosis, ganti giginya.. Apa mungkin ini karena C yang setiap hari menggunakan CBSF yang notabene mengusung pergantian gigi yang lebih halus…?

Perlahan lepas kopling, dan buka gas. Motor kayak mau lompat. Hadeehhh performa bawahnya edan nih kayaknya. Pelan-pelan Verza ini Jackalride bawa ke jalan besar. Disanalah performa mulai Jackalride gali..

Modifikasi Honda pada mesin NMP yang turunan dari Honda CRF, menjadi mesin yang kuat di torsi, kelihatan banget sewaktu menggeber di jalan besar, brosis. Tenaga terasa penuh dan kuat di putaran bawah, dan rada menurun drastis begitu meraung di rpm tinggi, potensial banget buat jadi motor garuk tanah dan heavy duty nih.. Jackalride nggak bisa nyebutin di rpm berapaan penurunan itu mulai terjadi.. Karena absen tachometer.

Ketika melibas kecepatan belokan dengan kecepatan 60-an kpj, double-shock bekerja optimal, nggak ditemui gejala limbung atau gimana. Untuk salip-menyalip di jalan raya, Verza masih relatif nyaman dengan double shock ini dan stang santainya. Cuma emang kerasa keras sih, shocknya. Perlu pembiasaan. Ajibnya, Verza ini nggak ambles ditunggangi oleh C yang bobotnya 90 kg. Ketika melibas polisi tidur yang relatif kejam dan gede-gede, motor nggak nggasruk poldur seperti yang dialami kebanyakan motor. Emang fitur heavy dutynya tersampaikan nih melalui motor ini.

Untuk kecepatan tinggi di jalan yang raya yang aspalnya bagus, getaran di motor ini mulai terasa dan merambat ke handle, dan menurut Jackalride, itu mengurangi kenyamanan. Walau tidak mengurangi kestabilan motor, tetap saja mengurangi kenyamanan, mungkin dikarenakan material, dan ini menjadi PR untuk Honda bila menggarap generasi selanjutnya dari Verza ini.

Berkebalikan dengan tadi, ketika Verza dibawa ke jalanan kampung yang rusak, penuh batu/pasir dan terkadang disertai tanah.. Disinilah Verza bersinar.

This is where this bike shines the most, brosis.

Berbody motor sport harian, performa mesin turunan CRF yang merupakan motor garuk, terlihat disini. Dengan ayem Jackalride bisa melibas sana-sini dengan santai walau keitungnya gak ngebut, asik kan. Performa mesin, torsi, plus segitiga duduk semua bersinergi disini. Membawa ransel yang berat pun, terasa tidak berpengaruh apa-apa.

Sayang, ketika melaju di medan yang basah, performa ban sedikit kurang menggigit walau nggak sampai jatuh. Rada licin sih menurut Jackalride.

Analisis

Strategi Honda di kelas sport entry menurut Jackalride sudah lumayan terencana dan bagus dengan adanya Verza 150 ini. Dengan banderol murah sekitar 16,9 juta untuk versi CW, orang sudah bisa dapat motor sport yang dinaungi pabrikan ternama. Namun, untuk kedepannya, Honda masih bisa mengoreksi kekurangan Verza supaya lebih baik lagi.

Plus (+)
– Mesin enak di putaran bawah
– Power di putaran bawah mantep
– Segitiga mengemudi yang santai
– Performa double shock solid walau rada keras

Minus (-)
– Tachometerrr mana tachometerrrr…
– Minus engine kill, dan pass beam
– Getar membahana
– Material mungkin masih belum terkesan “wah”

Akhir kata,
Keep Riderhood!

Advertisements

Author: jackalride

Jackalride, your source for automotive and tech informations. Seorang mahasiswa merangkap desainer lepas, yang lama lulusnya ini, mencoba untuk menuangkan isi pikirannya dan keterbatasan intelektualnya untuk di share bersama, dibahas, dan bahkan untuk dikritik semata supaya kita bisa menambah wawasan dan saling memperkaya pengetahuan. Jangan ragu untuk berbagi, brosis! Semua rider itu satu aspal. Salah atau benar itu selalu ada dalam hidup, nggak tertutup buat Jackalride sendiri! Keep riderhood!

4 thoughts on “Review Honda Verza 150: Performance (Part 2)

  1. Pingback: Launching NMP-FI region Jogja, test ride bareng anak KOBOYS. Footstep = Baret! | jackalride

  2. Tengkyu review-nya, Om Jack. Kebetulan ane baru aja ditawarin Verza 150 ini, lumayan yahh berarti? Noted buat referensi. 😉

    • kalo untuk penggunaan harian, menurut saya dengan harga segini ini adalah sport yang cukup worthed.. Kekurangan tachometer bisa dipasang sendiri 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s